
Bab fav :
h.186-187
Kenapa sih orang harus mati?
Aku bisa mengerti kalau orang tua harus mati. Tidak ada orang yang mau hidup selamanya, kan? Aku pernah baca buku tentang orang-orang yang hidup abadi dan mereka tidak terlalu senang. Mereka bosan, lalu menjadi tua, kesepian, dan sedih. Selain itu ada masalah-masalah lain juga yang sifatnya praktis. Misalnya, kalau tidak ada yang mati dan orang-orang terus saja dilahirkan, dunia ini akan makin penuh dan makin penuh, sampai akhirnya setiap orang mesti berdiri di atas kepala orang lain, dan kita semua terpakasa hidup di bawah air, atau di Planet Mars, dan malah di sana juga barangkali tidak bakal ada cukup ruang.
Aku bisa mengerti semua itu.
Tapi aku tidak mengerti kenapa anak-anak harus mati.
Kata Granny, salah kalau melihat dari sudut pandang itu. Katanya mati itu ibarat ulat yang berubah menjadi kupu-kupu. Katanya. memang menakutkan, sama seperti si ulat ketakutan hendak menjadi kepompong. Tapi, kata Granny, apa jadinya kalau semua ulat berpikir, "Oh, tidak, aku bakal menjadi kepompong, ini tidak adil?" Bisa-bisa mereka tidak akan pernah berubah menjadi kupu-kupu, begitulah.
Yang dimaksud Granny, mati itu adalah tahap selanjutnya dalam kehidupan. Seperti berubah menjadi Spiderman merupakan tahap selanjutnya dalam kehidupan Peter Parker. Jadi, kita tidak perlu takut, kita seharusnya antusias. Tapi aku tidak takut kok. Matikan cuma kembali ke tempat kita berada sebelum kita dilahirkan, dan tidak ada orang yang takut pada masa sebelum mereka dilahirkan.
Di sekolahku yang lama, kami pernah belajar tentang siklus-siklus kehidupan. Aku tahu tentang siklus air dan siklus karbon dan siklus lahirnya bintang-bintang baru. Bintang-bintang lama berubah menjadi bintang-bintang baru. Daun-daun mati berubah menjadi tunas-tunas muda. Mesti ada sesuatu yang mati atau sesuatu yang dilahirkan. Semuanya tergantung bagaimana kita memandangnya.

1 komentar:
My suicidal dream,
Voices telling me what to do.
My suicidal dream,
I'm sure you'll get yours too.
Dreaming about my death, dream...
Suicidal dream
Then, wake up tomorrow with teen spirit.
Post a Comment