Selama yang bisa diingat, buku adalah cinta pertamaku (thanks pa!!). Dari dulu sampai sekarang, mampir ke toko buku adalah relaksasi lahir dan batin. Sampai sekarang hidung ini masih bisa mengenali bau buku pertama ku pilih sendiri (candy2 volume 1 dan Putri Oyayubi, di Hero Cinere).. Tapi untuk membandingkan kebutuhan membeli buku dengan kebutuhan membeli pangan rasanya tidak adil..
Kemarin saat mengunjungi salah satu rumah belajar di Balikpapan sempat tertegun saat orang yang cukup berpengaruh di kota ini berkata "Saya heran banyak Ibu2 memilih untuk beli beras dari pada beli buku", ya heeh lah bakal milih beras, what kind of statement was that.. Well, kadang kalo lagi baca emang suka lupa makan, tapi yang yang namanya makan tetep kebutuhan nomer satu. Apalagi untuk makhluk mulia yang berjudul 'Ibu', seperti kata Muhammad Yunus, kalau ada penderitaan, maka yang merasakannya terlebih dahulu dan merasakannya hingga akhir adalah seorang Ibu. Ibu akan memberi makanan untuk anak2nya dan menyisihkan jatah lebih untuk suaminya, Ia akan cukup kenyang melihat kebutuhan keduanya tercukupi. Kalau ada satu roti untuk dibagi maka Ibu akan membaginya menjadi dua, satu untuk anak dan suaminya dan satu lagi untuk keduanya pada waktu makan selanjutnya.
-------------------
Doa Orang Lapar
*Rendra*
kelaparan adalah burung gagak yang licik dan hitam
jutaan burung-burung gagakbagai awan yang hitam
o Allah !
burung gagak menakutkan
dan kelaparan adalah burung gagak
selalu menakutkan
kelaparan adalah pemberontakan
adalah penggerak gaib dari pisau-pisau pembunuhan
yang diayunkan oleh tangan-tangan orang miskin
kelaparan adalah batu-batu karang
di bawah wajah laut yang tidur
adalah mata air penipuan
adalah pengkhianatan kehormatan
seorang pemuda yang gagah akan menangis tersedu
melihat bagaimana tangannya sendiri
meletakkan kehormatannya di tanah karena kelaparan
kelaparan adalah iblis
kelaparan adalah iblis yang menawarkan kediktatoran
o Allah !
kelaparan adalah tangan-tangan hitam
yang memasukkan segenggam tawas
ke dalam perut para miskin
o Allah !
kami berlutut
mata kami adalah mata Mu
ini juga mulut Mu
ini juga hati Mu
dan ini juga perut Mu
perut Mu lapar,
ya Allah
perut Mu menggenggam tawas
dan pecahan-pecahan gelas kaca
o Allah !
betapa indahnya sepiring nasi panas
semangkuk sop dan segelas kopi hitam
o Allah !
kelaparan adalah burung gagak
jutaan burung gagak
bagai awan yang hitam
menghalang pandangku
ke sorga Mu
------------
--> PR selanjutnya : Harus menggiatkan rumah2 baca di Balikpapan...

0 komentar:
Post a Comment