Pengalaman ini disebabkan karena kebiasaan buruk yang susah banget dirubah which is selalu pengen tau (terutama mengenai hal2 yang dapat di klasifikasikan ga penting hehe).. Jadi, di deket ruangan saras ada kantor seorang geologist bernama Irfan Cibaj, pertama kenal dengan Bapak yang satu ini ketika field trip bulan Oktober 2007. Dalam kacamata saya, Irfan termasuk geologist sejati karena kalo udah ngeliat batuan 'ga ade matinya'.. Setelah field trip jarang sekali bertemu beliau ini.. Terakhir ketemu tuh di ruang fotokopi HTI, dan dari sana saya tau kalau sekarang Irfan sedang belajar mengenai aksara china (I Ching), fyi aksara tua ini juga menggambarkan kode genetika makhluk hidup, dahsyat kan ^^v, dari sana saya jadi penasaran banget sama rock sniffer ini.. Nah karena saya kebetulan tau kalo Irfan pernah belajar akupuntur di China selama 3 tahun jadi saya sok konsultasi soal bahu yang belakangan pegel2..
Dari situ lah akhirnya pada Minggu pagi tanggal 18 Januari 2008 kami (saras dan eka) terjebak dalam petualangan mencari rumah Irfan dengan berbekal sebuah peta yang skalanya patut diragukan dan cenderung merugikan (apalagi bagi kami berdua yang menjadi langganan tetap taxi -hehe taxi balikpapan equal to angkot bandung-).. Hal yang harus di catet dari pencarian alamat di kota minyak ini adalah, terdapat kompleks yang memiliki pengurutan nama agak nyeleneh, jadi dalam satu deretan yang sama urutan rumah nya adalah urutan bilangan normal biasa -1, 2, 3, dst- bukannya urutan bilangan genap atau ganjil yang lumrah ditemui di Jawa.. Anyway, ga butuh effort banyak untuk menemukan rumah bercat hijau itu, padahal kebayangnya bakal kaya jejak petualang ^^v..
Sebenarnya agak ragu juga sih untuk akupuntur karena kebayangnya musti buka2an, tapi ah kalo ga jadi pun seengganya diniatin untuk silaturahmi.. Ketika dua makhluk petualang ini dateng, sang geologist tengah mengepel lantai (yes my dear friends, Irfan is kind a different with another expatriate, he is very down to earth).. Hehe karena masih belum punya bayangan bakal di treatment seperti apa akhirnya dengan penuh kelicikan dan keculasan saras mengorbankan Eka untuk menjadi pasien pertama (maap ya bu ^^v).. Ternyata karena pegel2 yang derita termasuk penyakit ringan maka ga perlu akupuntur, cukup massage aja.. Nah karena melihat kondisi Bu Eka sehat walafiat saya jadi ga takut lagi, cukup excited malah.. And u know what, its all free :)
Tips dari Irfan :
1. Mengecilkan perut dengan sit up itu ga efektif, bahkan merusak otot bagian bawah tulang belakang kita karena ketika sit-up yang banyak berkontraksi adalah otot bagian belakang..
2. Cara yang cukup mudah melatih otot kita termasuk otot perut adalah dengan berjalan (coba deh untuk berjalan tanpa alas kaki di pinggir pantai sekitar pukul 8-9 pagi atau pukul 3-4 sore. Pasir di jam2 ini cukup hangat sehingga efektif melancarkan sirkulasi darah)..
3. Kurangi minuman soda dan minuman dingin, perbedaan temperatur minuman ini dengan temperatur tubuh membuat effort yang dikeluarkan tubuh cenderung lebih besar..
4. Tidur dengan menggunakan guling secara properly dapat mengistirahatkan otot2 di bagian belakang..
dll
Dari situ lah akhirnya pada Minggu pagi tanggal 18 Januari 2008 kami (saras dan eka) terjebak dalam petualangan mencari rumah Irfan dengan berbekal sebuah peta yang skalanya patut diragukan dan cenderung merugikan (apalagi bagi kami berdua yang menjadi langganan tetap taxi -hehe taxi balikpapan equal to angkot bandung-).. Hal yang harus di catet dari pencarian alamat di kota minyak ini adalah, terdapat kompleks yang memiliki pengurutan nama agak nyeleneh, jadi dalam satu deretan yang sama urutan rumah nya adalah urutan bilangan normal biasa -1, 2, 3, dst- bukannya urutan bilangan genap atau ganjil yang lumrah ditemui di Jawa.. Anyway, ga butuh effort banyak untuk menemukan rumah bercat hijau itu, padahal kebayangnya bakal kaya jejak petualang ^^v..
Sebenarnya agak ragu juga sih untuk akupuntur karena kebayangnya musti buka2an, tapi ah kalo ga jadi pun seengganya diniatin untuk silaturahmi.. Ketika dua makhluk petualang ini dateng, sang geologist tengah mengepel lantai (yes my dear friends, Irfan is kind a different with another expatriate, he is very down to earth).. Hehe karena masih belum punya bayangan bakal di treatment seperti apa akhirnya dengan penuh kelicikan dan keculasan saras mengorbankan Eka untuk menjadi pasien pertama (maap ya bu ^^v).. Ternyata karena pegel2 yang derita termasuk penyakit ringan maka ga perlu akupuntur, cukup massage aja.. Nah karena melihat kondisi Bu Eka sehat walafiat saya jadi ga takut lagi, cukup excited malah.. And u know what, its all free :)
Tips dari Irfan :
1. Mengecilkan perut dengan sit up itu ga efektif, bahkan merusak otot bagian bawah tulang belakang kita karena ketika sit-up yang banyak berkontraksi adalah otot bagian belakang..
2. Cara yang cukup mudah melatih otot kita termasuk otot perut adalah dengan berjalan (coba deh untuk berjalan tanpa alas kaki di pinggir pantai sekitar pukul 8-9 pagi atau pukul 3-4 sore. Pasir di jam2 ini cukup hangat sehingga efektif melancarkan sirkulasi darah)..
3. Kurangi minuman soda dan minuman dingin, perbedaan temperatur minuman ini dengan temperatur tubuh membuat effort yang dikeluarkan tubuh cenderung lebih besar..
4. Tidur dengan menggunakan guling secara properly dapat mengistirahatkan otot2 di bagian belakang..
dll

0 komentar:
Post a Comment