January 20, 2008

From Handil with Love

Sesuai dengan panggilan jiwa yang luhur dan keinginan untuk sedikit berolahraga, maka Sabtu ini bersama dengan rekan sejawat (termasuk miss marine :)) mengunjungi SD di handil dua untuk menyerahkan sumbangan (berupa tas, pakaian olahraga, bingkisan khas pesta ulang tahun dan bola -the most essential things which make children who they are-)..

Begitu kapal ditambat, anak2 ini menyelamatkan kami dari siksaan untuk membawa barang sumbangan yang beratnya lumayan bikin pegel, mereka bawa troly dan bareng2 dorong sampe ke sekolah. Ngeliat mereka jadi inget cerita Laskar Pelangi.. Well gedung sekolahnya ngga seekstrim itu, sangat nyaman malah meskipun hanya dari kayu (seperti kebanyakan rumah tradisional di Balikpapan).. Kebetulan pagi itu mereka baru diberi rapot, kalau liat dari muka2nya sih tampak baik2 aja (either karena hasil rapotnya bagus ato karena mereka senang melihat kami :D)..

Oleh2 dari handil adalah kegembiraan karena berbagi, petualangan melihat sisi lain dari Balikpapan dan kekhawatiran tentang masa depan jiwa2 muda ini.. Fenomena yang biasa ada pada daerah pinggiran kota yang pernah saya kunjungi (sementara ini saya baru lihat di Jawa Barat, Bali, Sebagian Jawa Timur dan Balikpapan) bahwa pengaruh gaya 'metropolis' begitu merasuk tanpa bisa tersaring dengan bijaksana, tak bisa menunjuk siapa yang bersalah dalam hal ini, namun harus ada yang bisa dilakukan, meskipun kecil sekalipun..

-yang terjebak dalam berbagai pertanyaan-

0 komentar: