February 06, 2008

First time on NPU

Hari ini ikut meeting WPT di NPU, sebagai anak bawang yang manis dan tidak banyak mengetahui medan maka senyum manis (ingat!!! bukan senyum bodoh) dan sikap tenang yang sedikit dipaksakan adalah modal yang cukup, tentunya tak lupa mempersiapkan bahan presentasi dan mengkoleksi informasi2 penting mengenai topik yang akan di bahas..

Karena ada beberapa kejadian yang tak terduga maka terpaksalah anak bawang ini menjadi presenter pertama, pelajaran berharga :
  1. Perdebatan kusir bisa dihentikan dengan tersenyum bijaksana dan berkata "Bisa saya lanjutkan? kita mungkin bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas" hehe walaupun nantinya masalahnya malah ga nyambung, tapi bisa mengurangi adu mulut tak jelas merupakan pencapaian tersendiri :)
  2. Jangan sotoy hehe yang ini agak susah karena sudah mendarah daging, tapi untungnya tadi oke2 aja.. Jadi kalo emang ga ada datanya bilang aja "Saya belum ada datanya, nanti akan kami diskusikan".. Pelajaran ini di petik dari teladan bu marine saat integrated meeting, hehe
  3. Nah lebih seru lagi kalo ada yang berpendapat eh ujung2nya malah curhat hehe maklum lah, orang office jarang2 berkunjung ke site jadi gap pasti ada dan seperti jaman kuliah si komunikasi jadi makhluk paling susah di tangani.. Untuk menghadapi kejadian ini... Hehe masih belum tau, tapi untungnya tadi ga jadi panjang lebar (kebayang kalo jadi sesi curhat khawatir nantinya berubah jadi talk show)..
  4. Seperti meeting2 lainnya, tindak lanjut mengenai suatu permasalahan menjadi hal yang menentukan bobot suatu meeting/rapat.. Kalau cuma sharing doang sih males banget orang dateng jauh2, apalagi menghadiri meeting berarti harus menunda pekerjaan harian yang ga sedikit..
Oleh2 dari NPU adalah bisa naik helikopter (yippiii) meskipun jadi pusing2 dan sedikit masuk angin dan menikmati pemandangan dan suasana NPU yang tenang (btw, NPU juga punya lapangan golf mini loh). Oiya, sedikit masalah pencernaan karena mencicipi keju (Roquefort) yang rasanya kaya makan sama kambing (baunya itu loh, plus sensasi kambingnya kaya nyangkut di tenggorokan), tapi karena menganut prinsip "Bukan masalah enak ato ga enak tapi udah pernah nyoba atau belum" maka ga boleh ngeluh kalo aroma sang kambing terus membayangi...


0 komentar: