Koleksi science museum emang paling pas untuk si saya yang mau tahu tapi ngga sanggup males baca yang berat2... Buku ijo ini secara lengkap bercerita masalah energi dari sudut pandang seorang anak kecil yang hidup di tahun 2050 dan mendapat tugas untuk membuat esai tentang evolusi energi.
Dibuku ini dibahas isu pemanasan global, limitasi energi hijau sekarang, hal2 sederhana yang bisa kita lakukan untuk menghemat atau bahkan menciptakan energi di rumah kita sendiri, juga gambaran energi dan kehidupan di masa depan...
Saya baru ngeh ketersambungan (ada ga sih kata ini) antara judul dengan tema pas udah nyampe halaman 109.. Ternyata saudara, hasil buangan si sapi dan teman2nya (pemakan rumput dan tumbuh2an) teh signifikan dampaknya. Hasil pembusukan kotoran sapi (p*p, sendawa, ke*tu*, dll) salah satunya adalah gas metan, gas ini merupakan greenhouse gas yang 25 kali lebih kuat daripada CO2. Satu ekor sapi dapat menghasilkan sampai 110 kg metana/tahun, nah karena kebanyakan negara berkembang dan negara maju mengkonsumsi daging, maka kini didunia ada +/- 1.2 miliar hewan ternak, menurut perrhitungan pak Glenn ada sekitar 80 juta ton metan yang dibebaskan ke udara setiap tahunnya (pas si saya itung hasilnya 132 juta ton, tapi secara si kambing dan si domba lebih langsing daripada si sapi, gas metan yang dihasilkan juga bakal lebih sedikit kecuali kalo dia sakit perut terus-terusan). Pas si saya coba konversikan, kalo yang di maksud disini adalah metan dalam bentuk gas (density 0.717 kg/m3) berarti volume setahunnya hampir 4 Tcf, besar sekali, bisa bikin lapangan gas baru ini mah, sepertinya si saya salah itung :p...
Alternatif solusi dari isu ini adalah si peternakan bisa mengolah dan memanfaatkan kotoran hewan ternak sebagai sumber energi mandiri atau kita semua bisa mulai diet daging *fiuh... Melihat besarnya dampak dari hasil keluaran hewan ternak, pak Glenn memprediksikan bahwa beberapa puluh tahun mendatang, guna memenuhi kebutuhan protein, manusia akan beralih ke serangga dan alga. Jadi jangan bingung kalo anak cucu kita bakal doyan sama yang namanya burger kecoak *wekkk...


0 komentar:
Post a Comment